Heroes (Season 3 – Volume Three: Villains)

0
826

Heroes (Season 3 - Volume Three: Villains)
“Heroes versus Villain”

DATA SERIAL

  • Judul Serial: Heroes (Season 3 – Volume Three: Villains)   
  • Genre: Drama – Sci Fi
  • Sutradara: Greg Beeman – Allan Arkush
  • Produser: Tim Kring  – Dennis Hammer 
  • Penulis Skenario: Tim Kring   
  • Studio Produksi: NBC Universal Television     
  • Distributor: National Broadcasting Company (NBC)
  • Negara: Amerika Serikat
  • Bahasa: Inggris – Jepang
  • Durasi: 42 menit
  • Jumlah Episode: 13 Episode   
  • Tanggal Tayang: 22 September 2008 – 15 Desember 2008 (Amerika)


DATA LAINNYA

  • Penghargaan yang diperoleh:
      • Saturn Award: Best Supporting Actor in Television – Adrian Pasdar (menang)
      • Emmy Award: Outstanding Special Visual Effects for a Series (menang)
      • Outstanding Art Direction for a Single Camera Series (nominasi)
      • People’s Choice Award: Favorite Sci Fi/Fantasy Show (menang)
      • Screen Actors Guild Awards : Outstanding Performance by a Stunt Ensemble (menang)
      • Teen Choice Award: Choice TV Actress – Hayden Panettiere (menang)
      • Choice TV Show – Action Adventure (menang)

   
PEMERAN UTAMA

  • Jack Coleman sebagai Noah Bennet
  • Hayden Panettiere sebagai Claire Bennet
  • Milo Ventimiglia sebagai Peter Petrelli
  • Sendhil Ramamurthy sebagai Mohinder Suresh
  • Masi Oka sebagai Hiro Nakamura
  • James Kyson Lee sebagai Ando Masahashi
  • Adrian Pasdar sebagai Nathan Petrelli
  • Greg Grunberg sebagai Matt Parkman
  • Zachary Quinto sebagai Gabriel ‘Sylar’ Gray
  • Cristine Rose sebagai Angela Petrelli
  • Ali Larter sebagai Tracy Strauss
  • Dania Ramirez sebagai Maya Herrera
  • Kristen Bell sebagai Elle Bishop
  • Stephen Tobolowsky sebagai Bob Bishop
  • Robert Forster sebagai Arthur Petrelli


SINOPSIS

Heroes adalah serial saga yang mengisahkan tentang sekelompok orang biasa di penjuru dunia yang baru-baru ini secara tiba-tiba mendapati diri mereka memiliki kemampuan ‘spesial’. Walaupun tidak menyadarinya sekarang, para individu ini tidak hanya akan menyelamatkan dunia, tapi mengubah dunia selamanya. Perubahan dari biasa menjadi luar biasa ini tidak akan terjadi dalam semalam, tapi selamanya.

Sekuel dari Heroes Season 2 ini dibagi dalam dua bagian cerita utama, bagian yang pertama ini bertajuk Villains. Cerita pada volume 3 ini dimulai dengan adegan Peter Petrelli yang datang dari 4 tahun di masa depan ke masa kini dimana dia ingin menghentikan usaha Nathan Petrelli yang ingin memberitahukan ke publik tentang keberadaan para superhero, hal ini akan membuat kehidupan para superhero nanti menjadi semakin sulit karena akan dikejar-kejar dan hidup dalam persembunyian. Hal inilah yang terjadi pada Peter dkk di masa 4 tahun mendatang, oleh karena itu Peter masa depan terpaksa datang ke masa kini dan melakukan usaha pembunuhan terhadap Nathan yang sedang melakukan konferensi pers. Dan Peter masa depan juga melumpuhkan Peter masa kini dengan menjebaknya pada tubuh seseorang di dalam penjara, sehingga ia bisa leluasa berperan sebagai Peter masa kini, dan memastikan bahwa kehidupan sulit para superhero di 4 tahun mendatang itu tidak terjadi.

Tetapi apa yang diperbuat Peter masa depan di masa kini diluar perkiraannya, dia terlalu banyak melakukan hal yang tidak semestinya ia lakukan, seperti efek kupu-kupu. Sehingga masa depan akan banyak berubah, seperti Sylar yang kini mendapatkan kemampuan Claire untuk menyembuhkan diri, yang seharusnya tidak terjadi. Dan juga lepasnya para penjahat yang memiliki kemampuan-kemampuan spesial yang selama ini dipenjara di Level 5 di markas Company. Semua akibat ulah Peter masa depan, dan kini ia harus membereskan apa yang telah ia lakukan.

Sementara itu, Arthur Petrelli telah kembali dari ‘kematiannya’ berkat bantuan kemampuan regenerasi Adam Monroe. Arthur, melalui perusahaannya yang bernama Pinehearst berusaha menciptakan formula untuk memberikan kemampuan spesial kepada tiap orang. Arthur berhasil membujuk Nathan Petrelli, Mohinder Suresh, Elle Bishop, dan Tracy Strauss untuk ikut bergabung, begitu juga dengan para villains seperti Flint, Knox, dan Daphne. Bahkan Sylar juga bergabung.

Kini para superhero harus menghentikan usaha Arthur Petrelli dan para villains untuk menciptakan formula yang akan mengubah masa depan. Berhasilkah mereka mengalahkan para villains?



TRAILER

 


REVIEW


Sesuai dengan tajuk pada volume ketiga ini yaitu Villains, volume ini lebih menonjolkan keunggulan para villain atau para penjahat atas para superhero, sebagian fans mungkin agak sedikit kecewa karena para hero lebih banyak mengalami kesulitan pada Season 3 bagian pertama ini. Tapi justru disini cerita jadi menarik, lebih banyak twist plot, dan alur cerita yang tidak diduga. Seperti Nathan yang tadinya menentang usaha ayahnya Arthur untuk menciptakan formula, malah akhirnya berbalik mendukungnya. Dan harus melawan adiknya sendiri. Karena Nathan berpikir bahwa dunia telah kacau, dan butuh lebih banyak orang-orang dengan kemampuan spesial di dunia ini untuk menangani dan memperbaiki dunia, nampaknya sang ayah telah berhasil mendoktrin anak sulungnya ini. Dan juga Sylar, yang pada volume ini mengalami perubahan prinsip beberapa kali.

Tokoh penjahat utama di volume 3 ini bukan lagi Sylar, karena disini Sylar hanya dijadikan sebagai pion oleh Angela dan Arthur untuk misi mereka masing-masing. Tokoh penjahat utama yang banyak mengambil porsi di volume ini adalah Arthur Petrelli, suami dari Angela dan ayah dari Nathan dan Peter. Sosok ayah yang nampaknya sayang terhadap keluarga, tapi sebenarnya sosok yang memiliki hati yang dingin dan mengutamakan prinsip pribadinya, apapun resikonya. Bahkan ia pernah tega berusaha membunuh anaknya sendiri, walaupun akhirnya digagalkan oleh istrinya. Arthur memiliki kemampuan untuk menghisap kekuatan hero lainnya. Peran Arthur ini dimainkan dengan sangat baik oleh Robert Forster, membuat penonton benci terhadap sosoknya. Apalagi di volume ini Sylar dibuat tidak terlalu kejam, sehingga mungkin penonton akan lebih membenci Arthur dibanding Sylar.

Menurut Kita, volume 3 ini paling seru dibanding volume sebelumnya, walaupun jalan ceritanya tidak sebagus dan sekuat volume pertama. Ini dikarenakan banyaknya penjahat yang harus dihadapi oleh para hero. Kalau pada volume pertama hanya Sylar, volume kedua ada Adam Monroe. Di volume ini selain harus menghadapi Arthur Petrelli yang menjadi bos para villains, para heroes harus menghadapi para villains yang memiliki kemampuan spesial, seperti Knox yang mendapatkan kekuatan super dari rasa takut para korbannya, Flint yang memiliki kemampuan pyrokinesis atau mengontrol api, The German yang mampu mengontrol logam (seperti Magneto di X-men), Jesse yang memiliki kemampuan sound manipulation yang bisa membuat kerusakan, atau Daphne Sang Speedster yang bisa berlari sangat cepat. Lebih banyak special effect dan visual effect keren ketika para hero dan villains ini bertarung. Atmosfernya juga terasa lebih gelap dan mencekam dibanding season sebelumnya. Oh ya, dan di volume 3 ini Mohinder Suresh dan Ando akhirnya punya kekuatan juga loh!

Jadi, kalau para penggemar serial Heroes ingin melihat para jagoan kalian akhirnya mendapat lawan seimbang, tidak lagi melulu hanya melawan Sylar saja, maka tontonlah Heroes Volume Three: Villains. Selamat menonton! 🙂

(Chibot/Kitareview.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here