Cloverfield

0
304

Cloverfield
Sebuah film science-fiction dengan teknik cinematografi yang unik dan berbeda dari film-film Sci-Fi pada umumnya.

DATA FILM

  • Judul: Cloverfield
  • Genre: Sci-Fi – Thriler
  • Produser: J.J Abrams – Bryan Burk
  • Sutradara: Matt Reveese
  • Studio: Bad Robot
  • Distributor: Paramount Pictures
  • Negara: Amerika
  • Bahasa: Inggris
  • Durasi: 85 Menit
  • Tahun Rilis:

      • 16 Januari 2008 (Amerika)
      • 20 Februari 2008 (Indonesia)


PEMERAH UTAMA

  • Michael Stahl-David sebagai Rob Hawkins
  • T.J Miller sebagai Hudson “Hud” Platt
  • Jessica Lucas sebagai Lily Ford
  • Lizzy Caplan sebagai Marlena
  • Mike Vogel sebagai Jason Hawkins


SINOPSIS

Mengalirlah sebuah cerita mengenai pesta perpisahan bagi pemuda bernama Rob, yang rencannya akan berangkat ke Jepang. Adiknya bernama Jason, dengan pacarnya, Lily, mengatur agar pesta dapat meriah dan akan dikenang terus bagi Rob. Untuk itu, sahabat Rob bernama Hud, merekam seluruh pesta dengan Handycam.

Di tengah pesta berlangsung, sebuah guncangan dahsyat menerpa gedung, dan serentak orang–orang yang berada dalam pesta naik ke atap apartemen untuk mencari tahu. Di sana mereka melihat sebuah ledakan yang menghujani kota dengan puing–puing bangunan. Tidak hanya itu, bahkan kepala patung Liberty ikut terlempar ke jalanan. Dalam keadaan panik, Rob, Jason, Hud, Lily, dan temannya Marlena, segera menyelamatkan diri. Hud yang masih memegang Handycam, berusaha merekam seluruh kejadian yang mereka alami. Termasuk merekam aksi-aksi para mahluk aneh yang menyerang kota itu.


TRAILER

 

 


REVIEW


Sebuah film science-fiction dengan teknik cinematografi yang unik dan berbeda dari film-film Sci-Fi pada umumnya. Karena tidak menggunakan still camera, film ini direkam secara amatir, sehingga seolah-olah menggunakan handycam. Walau begitu, bukan berarti film ini terlihat kasar dan biasa. Justru efek spesial di film ini cukup untuk membuat mata tidak berkedip.

Tokoh-tokoh di film ini mencoba menyelamatkan dari dari mahluk aneh yang mencoba menghancurkan kota, sambil membawa serta sebuah handycam yang mereka gunakan, untuk merekam segala kejadian yang mereka alami. Dan tentu saja, hal-hal yang mereka rekam adalah yang Anda lihat dari layar TV. Saat kamera bergoyang-goyang, gambar di TV pun ikut bergoyang. Pengambilan gambar benar-benar dibuat se-real mungkin.

Soal akting? Tentu saja sejalan dengan pengambilan gambar. Akting mereka terlihat lebih alami, seperti ketika Anda melihat hasil dokumentasi/rekaman kejadian-kejadian mencekam di Youtube.

Sensasi menonton film yang berbeda ini akan membawa penonton serasa ikut berpetualang. Gerak tubuh Anda akan secara reflek mengikuti gerak kamera, terlebih saat adegan-adengan menegangkan sedang berlangsung. Efek samping dari film ini mungkin akan menyebabkan perut mual jika ditonton di layar lebar, bagi yang tak terbiasa.

Selayaknya sedang bermain game FPS (First Person Shooter), Anda akan diajak melewati lorong-lorong, menaiki gedung-gedung tinggi yang hendak runtuh, dan kekacauan yang dibuat seolah Anda sedang mengalaminya. Ada baiknya jika film ini ditonton bersama dengan teman-teman Anda. Karena akan menjadi semakin seru ketika Anda berteriak bersama-sama, saat sang monster hendak menerkam Anda =)(Poetra/Kitareview.com)

SHARE
Previous articleEdge of Darkness
Next articleThe Box

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here