Review Film Watchmen

“Dari segi visualisasi, suasana yang diciptakan benar-benar dapat mendukung ceritanya. ”

0
504
poster film watchmen

DATA FILM

  • Judul Film: Watchmen
  • Genre: Action – Drama
  • Sutradara: Zack Snyder
  • Produser: Lawrence Gordon – Lloyd Levin – Deborah Snyder
  • Penulis Skenario: David Hayter – Alex Tse
  • Studio Produksi: Warner Brothers – Paramount Pictures – DC Comics
  • Distributor: Warner Brothers – Paramount Pictures – DC Comics
  • Bahasa: Inggris
  • Tahun Rilis: 6 Maret 2009 (Indonesia)

DATA LAINNYA

  • Adaptasi dari: Komik
  • Judul: Watchmen
  • Pengarang: Alan Moore
  • Penerbit: DC Comics
  • Bahasa: Inggris
  • Tahun Terbit: September 1986 – Oktober 1987

PEMERAN UTAMA

  • Billy Crudup sebagai Dr.Manhattan
  • Jeffrey Dean Morgan sebagai The Comedian
  • Patrick Wilson sebagai Night Owl
  • Malin Ackerman sebagai Silk Spectre
  • Jackie Earle Haley sebagai The Rorschach
  • Matthew Goode sebagai Ozymandias

SINOPSIS FILM WATCHMAN

Setting ceritanya sekitar tahun 1985, ketika Rusia masih merupakan Uni Soviet dan sedang dalam keadaan perang dingin dengan Amerika. Manusia terancam musnah kalo kedua negara itu benar-benar jadi perang nuklir. Sementara, para superhero kita ini sudah pensiun. Salah satunya, Adrian Veidt a.k.a. Ozymandias, mencoba menghentikan perang dengan cara yang agak ekstrim, yaitu mengorbankan jutaan orang untuk menciptakan musuh bersama, sehingga seluruh umat manusia damai dan bersatu.

TRAILER FILM WATCHMAN

REVIEW FILM WATCHMAN

Jika Anda melihat kemasan film Watchmen ini, terbayang sebuah film superhero dengan tokoh-tokoh baru yang penuh action. Yah, salah satu yang menggarap produksinya memang DC Comics, tapi Anda jangan terlalu berharap film ini bakal cerita soal action-action superhero seperti Batman atau Superman. Selain tokoh-tokohnya memang baru dan tidak dikenal sebelumnya, ceritanya juga agak suram.

Dari segi tokoh, walaupun diangkat dari komik dengan judul yang sama, sepertinya di Indonesia belum mengenal nama-nama Dr.Manhattan, The Comedian, Night Owl, Silk Spectre, The Rorschach, atau Ozymandias.

Ceritanya agak sulit dimengerti? Well, memang ceritanya bukan cerita yang mudah dicerna. Filosofinya sedikit terasa ‘kasar’, tapi mungkin ingin mencoba memberi sudut pandang lain mengenai ‘life’ or ‘humanity’. Bahkan salah satu karakternya, Jon a.k.a. Dr.Manhattan punya kekuatan memanipulasi materi sesuai kemauannya sampai-sampai dianggap seperti God (agak aneh juga waktu denger “God is here, and He’s American..” – yeah right..).

Sayangnya karakter-karakter yang lain agak kurang jelas unique ability-nya. Mungkin memang film ini mencoba menitikberatkan sisi manusia dari karakter-karakternya, jadi atribut superhero cuma berarti ‘lebih’ dari orang biasa.

Di luar segi filosofis tadi, ada juga bumbu-bumbu ceritanya. Laurie Jupiter a.k.a. Silk Spectre, yang menjalin hubungan cinta dengan Dr.Manhattan, tapi punya affair dengan Dan Dreiberg a.k.a. Night Owl yang juga punya cinta terpendam kepada Silk Spectre. Yah semacam cinta segitiga gitu deh. Dan ternyata si Silk Spectre sendiri, ibunya juga superhero, dan ternyata dulu juga hasil affair!. Cukup memusingkan hehe..

Sisi-sisi lain juga menggambarkan kejiwaan karakternya seperti Walter Kovac a.k.a. The Roschach yang punya masa lalu kelam atau Edward Blake a.k.a. The Comedian punya jalan pikiran sedikit ‘beda’. Bahkan Ozymandias yang ceritanya the smartest man on earth punya idealisme sendiri dengan utopia-nya.

Dari segi visualisasi, suasana yang diciptakan benar-benar dapat mendukung ceritanya. Penggambaran setting yang ‘gelap’ sangat sesuai dengan cerita, sehingga menambah kesan kelam dari film ini. Layaknya film superhero, action tetap ada, tetapi jangan terlalu diharapkan bakal wah seperti film-film superhero lainnya. Special effect juga rasanya cukup bagus, walaupun tidak spektakuler, tetapi efeknya cukup mendukung cerita yang disajikan. Dari segi cast juga tidak ada bintang yang wah, tapi acting-nya cukup bagus. Sebagai catatan, mereka cukup berhasil memainkan karakter-karakter superhero dengan sisi kejiwaan masing-masing, terutama Jackie Earle Haley yang berperan sebagai The Rorschach.

Secara keseluruhan, Watchmen memang sedikit ‘spesial’ untuk ukuran film superhero, akan tetapi sepertinya agak sulit untuk menikmati film yang satu ini. Selain action yang tidak bisa dibilang hebat, sisi cerita yang suram akan membuat Anda cenderung mengerutkan kening. Tapi buat Anda yang penasaran dan suka menonton film yang ceritanya ‘agak mikir’ (seperti The Matrix), mungkin Anda bisa mencoba menonton film ini. Jadi, selamat menonton, and enjoy..

(noHan/Kitareview.com)

REVIEW OVERVIEW
Rating Film Watchmen
7.3
SHARE
Previous articleThe Spirit
Next articleHarry Potter and The Half Blood Prince

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here