Your Job Is Not Your Career

0
447

1488232745_20110820124040_buku-yourjobisnotyourcareer

..segeralah baca buku ini sebelum Anda terlanjur membeli tiket untuk liburan. Anda tidak butuh pengalih perhatian, Anda butuh  jawaban.

DATA BUKU

  • Judul Buku: Your Job Is Not Your Career
  • Jenis Buku: Umum
  • Genre: Seri Pengembangan Diri
  • Penulis: Rene Suhardono
  • Negara: Indonesia
  • Penerbit: Penerbit Lentera Hati
  • Cetakan Pertama: 2010
  • Bahasa: Indonesia
  • Tebal Buku : 191 halaman
  • dimensi (L x P): 18 cm x 12 cm
  • No ISBN: 9786028740050
  • Harga:
    • Gramedia: Rp.72.000
    • (Harga Update Agustus 2011)

SINOPSIS

Jika pergi bekerja membuat anda ingin terjun kedalam sumur, maka anda tidak sendiri.Ada banyak pekerja di Indonesia merasakan hal yang sama dengan anda. Kebanyakan mungkin karena mereka punya persepsi konvensional tentang pekerjaan dan karier. Here’s a news for you.

YOUR JOB IS NOT YOUR CAREER. Pekerjaan HANYALAH BAGIAN DARI KARIER. Karier yang membahagiakan berkaitan erat demgam hal-hal seperti passion, tujuan hidup, values dan motivasi, bukan berapa besar gaji atau fasilitas yang diperoleh dari pekerjaan

REVIEW

Hanya  dengan melihat cover buku ini, Kita langsung teringat dengan buku karya Paul Arden. Kemasan kecil dengan warna vibrant atau dalam istilah Kita sendiri ‘eyes poking’. Ketika mulai membuka bagian dalamnya, Kita semakin familiar dengan gambar  dan warna serta lay out didalamnya. Dan waktu Kita tiba dihalaman daftar pustaka dan melihat nama Paul Arden disana, Kita dengan congkak berkata dalam hati “Thought so…”

Ijinkan Kita mengomentari design buku ini terlebih dahulu sebelum membahas sarinya. Ketika kemasan dibuka, Anda bisa mendapat 2 buku kecil didalamnya. Buku pertama lebih berwarna dan banyak bermain dengan font. Isinya kebanyakan adalah pertanyaan kontemplasi. Sementara buku kedua yang berjudul Career Snippet, selain juga menampilkan banyak gambar ilustrasi, juga menampilkan profil orang berhasil di bidangnya masing masing, dan cenderung memberi tips praktis seperti bagaimana membuat CV yang efektif dan menjalani job interview dengan sukses.

Harus bisa bahasa inggris. Itu syarat untuk bisa memahami buku ini sepenuhnya. Bukan Kita yang bilang, bukan penulisnya yang bilang, tapi isi bukunya yang bilang. Menurut Kita, Penulis bukan mau sok gaya menggunakan bahasa inggris dibukunya – meskipun interview dengan tokoh ternama di buku Career Snippet ditulis full English. Tapi, banyak kalimat yang di buku pertama yang memang maknanya akan bergeser bila harus diterjemahkan dalam bahasa Indonesia.

Jika boleh jujur, Kita akan bilang kalau Kita lebih suka buku pertamanya karena isinya lebih menggugah otak dan hati. Dua pertanyaan yang paling Kita sukai adalah: “what is your passion dan what is your value.” Rene dengan gamblang dan runtut menjelaskan bahwa pekerjaan bukanlah karir Anda. Pekerjaan adalah milik institusi, sementara karir adalah milik Anda. Passion dan value adalah dua dari beberapa hal yang mendasari karir Anda.

Memang tidak mudah menemukan jawaban atas pertanyaan what is your passion dan what is your value. Penulis sendiri butuh 9 tahun untuk menemukan passionnya. Dan banyak CEO dari perusahaan mentereng menunjukkan ekspresi kosong ketika ditanya “apa value anda?”

Berita bahagianya adalah passion sebenarnya sudah ada dalam diri Anda. Anda hanya perlu menemukannya. Passion berbeda dengan hobi. Passion bukanlah sesuatu yang dapat Anda lakukan dengan baik. Passion adalah sesuatu yang membuat Anda memiliki energi luar biasa untuk melakukannya.

Bagian yang paling Kita suka dari buku kedua adalah ketika Rene merangkum keluhan orang orang yang bertugas membaca CV. Beberapa diantaranya adalah: meng-copy paste CV orang lain dan lupa menghapus info pemilik CV sebelumnya; serta menulis CV setebal harian pagi. Hahaha….

Anyway…Dimanapun posisi Anda saat ini: Lulus kuliah, pegawai baru, pegawai lama yang sudah bosan dengan pekerjaannya; saran Kita, segeralah baca buku ini sebelum Anda terlanjur membeli tiket untuk liburan. Anda tidak butuh pengalih perhatian, Anda butuh jawaban.

(Nakizura/Kitareview.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here