Tengkleng Gajah

0
744

tengkleng-gajah

“Jelas beda dari tempat lain jika melihat besar tulang di sajikan dan tidak bau prengus kambing”

DATA KULINER

  • Nama tempat: Tengkleng Gajah
  • Alamat: Bulurejo, Minomartani, Ngaglik, Sleman Yogyakarta
  • Telp: 0274-6868609
  • Menu utama: Tengkleng Gajah
  • Harga: Rp 10.000 (gule) – Rp 25.000 (tengkleng/sate) (update desember 2013)

 

PETA

 

REVIEW

Mendengar Gajah pasti dibayangan kita benar-benar kuliner tengkleng daging gajah.. namun sebenernya adalah daging kambing. Buka mulai jam 09:00-21:00 dan memiliki area parkir cukup luas bagi pengendara motor atau mobil.

suasana tengkleng gajah

Memiliki tempat dibawah seng dan kursi meja panjang tanpa lesehan dengan dipinggir halaman masih ada pohon rindang. Sehingga walau jam 12 siang suasanya tidak panas, tapi tidak tau kalau pohon-pohonnya sudah nggak ada dijamin panas karena atapnya dari seng.

Menulis pesanan menu sendiri diatas kertas merupakan standar warung makan pada umumnya. Setelah menulis bisa di titipkan ke pelayan yang lewat atau dihantar ke meja pelayannya. Sambil menunggu pesanan datang, kita dapat sambil mengambil nasi sendiri, hal yang berbeda jika ditempat lain untuk warung sate. Jadi kita dapat ambil nasi suka-suka mau banyak atau sedikit harga tetap sama.

sate goreng

Tak lama menunggu menu yang dipesan berupa sate goreng dan tengkleng gajah sudah di atas meja. Sate goreng jika dilihat berupa potongan sate yang telah di bakar kemudian digoreng dengan mengunakan bumbu-bumbu dan kecap manis. Taburan bawang merah goreng dan disamping terdapat cabe, bawang merah, tomat, kubis, jeruk nipis dan mentimun menjadi pelengkap sate goreng. Jika menilai tata letak untuk penyajian sate goreng di atas piring kita beri angka 8 . mencoba rasa sate goreng  memiliki rasa pedas dari merica dan manis dari kecap membuat begitu nikmat. Namun sayangnya tidak semua potongan berisi daging kambing masih ada potongan lemak yang turut disajikan.

tengkleng gajah

Melirik menu tengkleng gajah yang memiliki tulang-tulang begitu besar untuk ukuran warung sate kambing yang pernah kita kunjungin mungkin ini paling besar (update desember 2013). Memiliki cita rasa dengan kuah agak kental,  begitu terasa dilidah dan tidak bau prengus kambing membuat tak ingin berhenti untuk mencari sisa-sisa daging pada tulang.

Setelah semua disantap jangan lupa cuci tangan yang tesedia dekat kasir dan lalu bayar ya, dan bagi pencinta daging kambing mungkin belum sempurna jika tidak mecoba dan rasakan bedanya dari warung sate tempat lain.

(Donny/Kitareview.com)

  

SHARE
Previous articleReview Tempat Wisata Umbul Tlatar
Next articleMITO 201

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here