Cross Fire

0
233

Cross Fire
Bagi anda penggemar game CS mungkin tidak perlu beradaptasi lama dengan game Cross Fire ini.

DATA GAME

  • Judul Game: Cross Fire
  • Genre: MMOFPS (Masssive Multipalyer Online – First Person Shooter)
  • Pengembang: SmileGate
  • Penerbit: G4BOX Inc (Internasional), Lyto (Indonesia)
  • Platform: PC
  • Negara: Amerika
  • Bahasa:  Inggris, Indonesia
  • Sistem Pembayaran: Free to Play (Item Mall)
  • Tanggal Rilis: Desember 2009 (Indonesia)
  • Rating ESRB: Remaja (mengandung unsur kekerasan)
  • Situs Resmi:


STORYLINE

Sejumlah prajurit yang dahulu tergabung dalam suatu kesatuan Special Forces yang terkenal di dunia, bergabung kedalam kesatuan Global Risk, perusahaan kesatuan tentara sukarelawan internasional.

Tentara sukarelawan mengemban misi-misi yang sulit untuk organisasinya, tetapi mereka memiliki perbedaan dengan Black List yang melakukan perusakan hanya untuk keuntungan pribadi. Dengan mengesampingkan imbalan berupa bayaran, tentara sukarelawan ini bertempur dengan alasan utamanya yaitu untuk memerangi terorisme. Berbekal pengalaman dan kemampuannya, Global Risk bertekad untuk mengembangkan sayapnya. Klien utama Global Risk adalah Negara dunia ketiga yang tidak memiliki tentara nasional, negara dengan daftar aksi teroris, dan misi rahasia PBB.

Global Risk adalah organisasi militer tanpa identitas nasional dan beranggotakan mantan prajurit dari Special Forces. Didirikan oleh Sir Alex Roid, seorang anggota pensiunan SAS milik Angkatan Udara Inggris. Kemudian seorang pebisnis dari Amerika berkebangsaan Australia, Michael Norman, ikut membentuk organisasi ini menjadi organisasi bisnis. Dengan dasar prinsip pribadinya yaitu perdamaian dan kerjasama di dunia, Global Risk mengimplementasikan pembasmian terorisme dengan operasi rahasia.   

Black List adalah organisasi yang bergerak di bidang militer yang memiliki letak perbedaan dasar, yaitu mereka bekerja demi imbalan besar. Dimana ada perusahaan atau perorangan yang mampu membayar mereka dengan tinggi, mereka akan melakukan segala pekerjaan “kasar” yang berbahaya, seperti meledakkan tempat atau target tertentu yang lebih bersifat menebarkan kekacauan.

Pendirinya tidak diketahui dan organisasi ini sangat rahasia. Walaupun begitu, mereka adalah organisasi yang bebas dari peraturan dari suatu Negara. Black List dibiayai oleh Hedge Fund, sebuah perusahaan penjual berlian di suatu Negara Eropa. Klien mereka umumnya adalah negara-negara tertindas dan miskin.



TRAILER

 


REVIEW


Cross Fire adalah sebuah game online bertema militer, dengan genre “First Person Shooter (FPS) yang dibuat untuk PC. Game ini dikembangkan oleh studio games SmileGate dan dipublikasikan oleh G4BOX Inc. (internasional), dan secara eksklusif diterbitkan di Indonesia oleh PT.Lyto, yang sudah aktif bisa dimainkan oleh gamer Indonesia sejak bulan Desember 2009 lalu.

Game Cross Fire ini melibatkan dua organisasi mercenary/tentara bayaran besar di dunia, yaitu Global Risk dan Black List, yang saling berperang satu sama lain. Pemain akan berperan sebagai salah satu anggota dari kedua organisasi tersebut, dan kemudian bergabung dengan tim secara online yang harus bekerja sama untuk menyelesaikan tujuan sesuai scenario yang dimainkan.

Dari gameplay serta antarmuka pada game Cross Fire ini akan membuat Anda akan merasa seperti mengalami dejavu, karena game ini memang tampak mirip sekali dengan game multiplayer FPS yang sejak hampir satu dekade lalu sangat digandrungi para gamer terutama penggemar game shooter, yaitu Counter Strike (CS). Karena gameplay dan antarmukanya tampak mirip sekali, dua kubu yang bertikai pun sekilas mirip bisa dibandingkan dengan CS, seperti Global Risk yang pada game CS itu tim Counter-Terrorist (CT), dan Black List yang pada game CS itu tim Terrorist. Yang membedakan kedua game ini mungkin mode permainannya, karena pada Cross Fire ini cukup variatif, seperti ada Ghost Mode, dan Zombie Mode.

Mode permainan yang ada pada game Cross Fire ini antara lain:

  • Search and Destroy. Tim dinyatakan menang dengan melenyapkan anggota lawan atau menyelesaikan misi (seperti meledakkan C4 dan menjinakkan C4). Dari 3 sampai 13 ronde, tim yang pertama mencapai angka tersebut adalah pemenang pertandingan. Mode ini membutuhkan strategi dan taktik tim yang baik.
  • Team Death Match. Tim yang telah mencapai batas poin yang telah ditentukan terlebih dahulu dinyatakan sebagai pemenang. Atau tim yang mempunyai jumlah poin membunuhnya lebih besar di akhir batas waktu yang telah ditentukan adalah pemenangnya. Setiap beberapa saat Anda dapat langsung bangkit (respawn) di markasmu tanpa harus menunggu.
  • Elimination Match. Hampir sama dengan Team Death Match, disini setiap tim harus mengalahkan semua anggota lawan. Bedanya dengan Team Death Match adalah kedua tim tidak dapat langsung bangkit (respawn) dan harus menunggu ronde berakhir, sampai orang terakhir dari salah satu tim tersisa. Dari 5 sampai 13 ronde, tim yang mencapai batas poin yang telah ditentukan dinyatakan sebagai pemenang.
  • Free For All. Mode terbaru yang dibuat berdasarkan sistem “One Man Army”, dimana setiap prajurit dituntut untuk menjadi yang terbaik dengan cara mengeliminasi seluruh rivalnya hingga mencapai batas tertentu. Tanpa kawan, tanpa tim, hanya musuh yang ada di sekelilingmu. Setiap beberapa saat Anda dapat langsung bangkit (respawn) di tempat yang berbeda (random) tanpa harus menunggu.
  • Ghost Mode. Mode paling baru dan unik, yang menjadi keunikan tersendiri pada game Cross FIre. Tim Black List hanya memiliki pisau, tapi keistimewaannya adalah mereka dapat menghilang dan dapat menyerang lawan sambil menghilang. Mereka mempunyai misi menghancurkan target dengan C4. Tim Global Risk dapat menggunakan semua senjata yang tersedia untuk mencegah penghancuran oleh Black List. Letak ketegangan adalah Tim Global Risk hanya dapat melacak jejak anggota Black List dengan bayang-bayang semu karakter Black List, suara langkah, suara nafas, atau percikan genangan air.

Karakter yang bisa Anda pakai pada game ini cukup bervariasi, ada OMOH (Otryad Militsii Osobogo Naznacheniya) – Rusia, SAS (Special Air Service) – Inggris, S.W.A.T (Special Weapon And Tactics) – Amerika, dan SPOP (Special Pursuit Operational Personnel) – Inggris. Di dalam permainan, masing-masing karakter akan menampilkan 2 buah yang kostum berbeda, salah satunya yaitu kostum yang digunakan jika bermain sebagai Black List dan satu lagi kostum yang digunakan jika bermain sebagai Global Risk. Sayang yah tidak ada karakter dari Kopassus atau Densus 88 dari Indonesia :p

Sistem leveling atau ranking pada game ini menggunakan analogi dari pangkat militer, dimulai dari trainee/taruna, lalu menjadi prajurit, prajurit kepala, kopral, sersan, letnan, kapten, mayor, colonel, hingga jendral. Satu hal yang unik dari Cross Fire adalah audio voice over-nya yang sudah dikonversi ke bahasa Indonesia (walaupun juga tersedia fitur untuk kembali ke mode English voice over). Jadi misalnya, kalau kita melempar granat, yang umumnya kalau pada game seperti CS akan terdengar teriakan “Fire in the hole!” maka pada Cross Fire ini akan terdengar teriakan “Awas ledakan!”, dan voice over yang lainnya yang cukup unik.

Overall, game ini cukup bagus, dan bisa meramaikan pasar game online bertema FPS di Indonesia. Bagi anda penggemar game CS mungkin tidak perlu beradaptasi lama dengan game Cross Fire ini. Dan, bagi Anda yang gemar espionage, mengendap-endap layaknya di game Splinter Cell, Anda tentu akan menyukai Ghost Mode pada game ini. Karena Kita pun cukup ketagihan dengan Ghost Mode dari Cross Fire ini :). Selamat bermain, dan shoot ‘em all !

(Chibot/Kitareview.com)

SHARE
Previous articlePandora Saga
Next articleRunes of Magic

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here