The Gas Room

0
662

The Gas Room

“..buku ini tidak cukup menarik bagi penggemar buku, Kita rasa, walau masih bisa untuk dijadikan referensi.”

DATA BUKU

  • Judul Buku: The Gas Room        
  • Jenis Buku: Novel – Suspence
  • Judul Asli: The Gas Room
  • Pengarang: Stephen Spignesi
  • Penerbit: Hikmah
  • Bahasa: Indonesia
  • Cetakan pertama: Desember 2007
  • Tebal Buku: 519 halaman
  • Dimensi Buku (P x L): –
  • No. ISBN: 9789791150033
  • Website Resmi Penerbit: –
  • Harga:
    • Gramedia: Rp.57.000
    • (Harga Update Agustus 2011)

KARAKTER UTAMA

  • Victoria Troy
  • Dr. Baraku Bexley

 

SINOPSIS

Victoria “Tory” Troy adalah seorang teknisi euthanasia di penampungan hewan liar di Connecticut. Tugas utamanya adalah membunuh hewan-hewan yang tak punya pemilik, setiap Jumat di kamar gas tempat penampungan tersebut. Pada suatu Jumat, alih-alih membunuh hewan-hewan tersesat dan tak diinginkan, dia menyuntik enam orang rekan kerjanya dengan obat bius, kemudian menggas mereka sampai mati.

Tory pun diadili. Dia pun buka mulut kepada psikiater yang ditunjuk pengadilan, kepada perawatnya, dan kepada ibunya. Para pengacara berdebat, para juri kebingungan.

Tory adalah perempuan yang cerdas, intuitif, dan lucu. Sungguh tak mungkin dia tiba-tiba tega membunuh rekan kerjanya. Semua pihak tak percaya, tetapi Tory sendiri mengakuinya. Apa yang sebenarnya terjadi pada Tory?

 

REVIEW

Awal cerita buku ini cukup menarik. Mudah diikuti dengan bahasa yang sederhana, lebih banyak jenis percakapan. Hingga beberapa ratus halaman kemudian, tepatnya halaman 200-an, Kita mulai merasa bosan apalagi dengan diangkatnya bagian tes psikologi, dialog yang membosankan. Benar-benar tidak menarik, padahal Kita termasuk orang yang tertarik dengan psikologi.

Kita curiga ketika menemukan cerita dalam cerita yang menjadi tema cerita pendek Tory, jangan-jangan kisah ini pun berada dalam cerita. Anda akan paham maksud Kita jika sudah membacanya.

Apalagi dengan tambahan opini dari Kirkus Review sebagai berikut, “Debut yang cerdas… menyedot pembacanya masuk, kemudian menyajikan akhir yang begitu ajaib dan tak terduga.”

Akhirnya sampailah Kita di bagian akhir, dan memang hasilnya tidak terlalu mengejutkan, karena mendekati dugaan Kita.

Mungkin buku ini cocok untuk orang-orang yang bimbang ingin melakukan apa. Tapi buku ini tidak cukup menarik bagi penggemar buku, Kita rasa, walau masih bisa untuk dijadikan referensi. Mengingat buku ini termasuk buku yang bisa tembus Indonesia, dan metode alur ceritanya pun bisa ditiru karena sederhana.

(eVa/Kitareview.com)

SHARE
Previous articleNayla
Next articleRonggeng Dukuh Paruk (Trilogi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here