Eleven Minutes

0
306

Eleven Minutes

Paulo Coelho menampilkan sesuatu yang berbeda dari novel terdahulunya, The Alchemist.
 

DATA BUKU

    • Judul Buku: Eleven Minutes
    • Jenis Buku: Novel
    • Genre: Fiksi – Drama – Romantis – Dewasa
    • Nama Penulis: Paulo Coelho
    • Penerbit: KPG (Kepustakaaan Populer Gramedia)
    • Bahasa: Indonesia
    • Cetakan Pertama: Januari 2008
    • Tebal Buku: 360 halaman
    • Dimensi Buku (P x L): 13,5 x 20 cm
    • Website Resmi Penerbit: http://www.gramedia.com
    • No.ISBN: 78-979-22-3455-8
    • Harga:
        • Gramedia: Rp.55.000 (Harga Update November 2010)


KARAKTER UTAMA

  • Maria
  • Ralph

SINOPSIS
 
Cinta hanya menimbulkan penderitaan…
 
Demikianlah anggapan Maria, gadis Brazil yang sejak remaja begitu yakin tak akan pernah menemukan cinta sejati dalam hidupnya. Seseorang yang ditemuinya secara kebetulan di Rio de Janeiro berjanji akan menjadikannya aktris terkenal di Swiss, namun janji itu ternyata kosong belaka. Kenyataannya, dia mesti menjual diri untuk bertahan hidup, dan dengan sepenuh kesadaran dia memilih untuk menjalani profesi sebagai pelacur. Pekerjaan ini semakin menjauhkannya dari cinta sejati.
 
Namun ketika seorang pelukis muda memasuki hidupnya, tameng-tameng emosional Maria pun diuji. Dia mesti memilih antara terus menjalani kehidupan gelap itu, atau mempertaruhkan segalanya demi menemukan “cahaya di dalam dirinya.” Mampukah dia beralih dari sekadar penyatuan fisik ke penyatuan dua pikiran atau bahkan dua jiwa—ke suatu tempat di mana seks merupakan sesuatu yang sakral?
 
Dalam novel yang sungguh berbeda ini, Paulo Coelho menantang segala prasangka kita, membuka pikiran kita, dan membuat kita benar-benar terperangah.
 
 
REVIEW
 
Apakah Anda pernah berkeinginan menjadi pelacur? Jawaban Anda pasti tidak, meski tidak menutup kemungkinan ada orang yang bercita-cita menjadi “wanita penghibur.” Sayangnya, sering kali hidup memberikan pilihan yang sulit. Seperti pilihan yang harus dihadapi Maria. Demi bertahan hidup di negeri orang, ia memilih jalan menjadi seorang pelacur. 
 
Awalnya, Maria, gadis cantik dari keluarga biasa, enggan hidup biasa-biasa saja dan mencium kesempatan untuk hidup lebih baik di Swiss. Ia bertemu seseorang yang menjanjikannya menjadi seorang artis, dan tentu saja kehidupan enak langsung terbayang di benak Maria. Sayangnya, sesampainya di Swiss, Maria hanya dijadikan penari di sebuah klab malam. Kemudian, satu kejadian memaksa Maria keluar dari klab malam tempatnya bekerja, dan menjadi pengangguran. Lalu, seperti yang bakal Anda duga. Maria menjadi wanita penghibur.
 
Untungnya, Maria wanita yang cerdas. meski ia jadi pelacur, ia berhasil menjadi pelacur papan atas. Ia memiliki strategi yang baik untuk menghimpun banyak uang. Meski hidupnya keras, ia bisa melaluinya dengan baik. Sampai pada satu waktu ia memutuskan kembali ke kampung halamannya di Brasil, tanpa ia sadari ia jatuh cinta. 
 
Seperti kisah film India yang pernah Anda tonton, pelacur biasanya membunuh perasaan cintanya karena pelacur bukan hanya milik satu laki-laki. tapi, yang terjadi di novel ini sungguh menarik. Ralph, pelukis pujaan Maria, adalah pencari “kenikmatan” yang hanya bisa menemukan apa yang ia cari dalam diri Maria. Keduanya pun jatuh cinta.
 
Paulo Coelho menampilkan sesuatu yang berbeda dari novel terdahulunya, The Alchemist. Di sini ia berhasil membuka “kesucian” seorang pelacur. Dengan bahasanya yang lugas, dan penuh “sindiran” pada laki-laki, ia membela perempuan. Perempuan berhak mendapatkan “keindahan” dalam berhubungan dengan pasangannya. begitulah kira-kira pesan yang ia coba sampaikan pada para pembaca. Dalam novel ini perempuan ditempatkan dalam posisi terhormat, dan memiliki kekuatan besar. Dan, pelacur bukanlah perempuan biasa, mereka perempuan luar biasa! Sungguh cerita yang memikat hati. Mau tahu apa itu kekuatan wanita? Silahkan temukan dalam novel ini 🙂
(Dwi_Ela/Kitareview.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here