Deception Point

0
556

Deception Point
Penyuka science-fiction dan teknologi akan kesulitan meletakkan novel ini barang sekejap.

DATA BUKU

    • Judul Buku: Deception Point (Titik Muslihat)
    • Jenis Buku: Novel
    • Genre: Sci-Fi – Thriller
    • Penulis: Dan Brown
    • Negara: Amerika Serikat
    • Penerbit: Serambi
    • Cetakan Pertama: Oktober 2006
    • Bahasa: Indonesia
    • Tebal Buku: 640 halaman
    • Dimensi Buku (L x P): 15 x 23 cm
    • Website Resmi Penerbit: http://www.serambi.co.id
    • No ISBN: 979-1112-50-9
    • Harga:

        • Toko Gunung Agung: Rp.99.900 (Hard Cover –  Harga Update Mei 2010)


KARAKTER UTAMA

  • Rachel Sexton – Data analyst dari NRO
  • William Pickering  – Atasan Rachel
  • Sedgewick Sexton – Senator calon presiden dan ayah Rachel
  • Gabrielle Ashe – Asisten Senator Sexton
  • Zachary Herney – Presiden Amerika
  • Marjorie Tench – Juru bicara presiden
  • Michael Tolland – Oceanologist yang bekerja di project Nasa


SINOPSIS

Setelah digempur habis habisan oleh Senator Sexton dalam kampanye nya, NASA menemukan sebuah meteroit raksasa terbenam dalam di es Artik. Penemuan spektakuler ini tentunya akan menyelamatkan Gedung Putih dan Presiden yang dikenal sebagai fans berat NASA.

Rachel Sexton, putri tunggal Senator Sexton yang bekerja sebagai Analis data untuk gedung putih, diutus secara prbadi oleh sang presiden untuk pergi ke Arktik dan mem-verifikasi penemuan tersebut, bersama tim NASA dan 4 warga negara Amerika yang adalah ilmuwan.

Ketika itulah, Rachel sadar bahwa ada kebohongan besar dibalik penemuan itu, dan berniat untuk mengungkapnya. Tapi sebelum melakukannya, Rachel harus terlebih dahulu bertahan hidup dari percobaan pembunuhan dan ganas nya alam.


REVIEW

Penyuka science-fiction dan teknologi akan kesulitan meletakkan novel ini barang sekejap. Karena sekali lagi, Dan Brown berhasil meracik hal baru yang tidak pernah diketahui orang awam sebelumnya, dengan alur cerita yang penuh jebakan.

Ada sebuah kalimat yang membuat Kita tertegun di novel ini, “Tidak ada orang yang berhasil menjadi orang terkuat tanpa insting untuk membunuh”. Cerita ini adalah benang kusut dari pertikaian beberapa pihak yang kental dengan bumbu politik. Kalimat diatas, mengimplikasikan makna, bahwa pada hakikatnya, tidak ada politik yang benar-benar bersih. Seorang pemimpin bisa saja memutuskan tidak menggunakan cara kampanye yang kotor, seperti mengungkap skandal korupsi dan skandal seks lawan politiknya. Tapi pada akhirnya hanya ada dua pilihan tersisa. Di mangsa atau memangsa.

Di negara asalnya, novel ini diterbitkan dua tahun lebih awal daripada karya fenomenal The Da Vinci Code. Disini Anda akan bisa melihat hal yang menjadi ciri khas Dan Brown, seperti badan institusi yang terkenal, rahasia terpendam, dan seorang tokoh pria ditemani seorang tokoh wanita, yang dikejar-kejar pembunuh demi mengungkapkan kebenaran.

Meski tidak menggali makna simbol secara kontroversial seperti novel novel sesudahnya, karya ini cukup menyegarkan untuk dijadikan teman berakhir pekan. Selamat membaca.. =)

(Nakizura/Kitareview.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here