Captive of My Desires

0
326

Captive of My Desires
Anda akan terhanyut ke dalam novel ini dan merasa seperti menonton sebuah film laga romantis.

DATA BUKU

    • Judul Buku: Captive of My Desires – Tawanan Cinta di Tengah Lautan
    • Jenis Buku: Novel
    • Genre: Fiksi – Dewasa
    • Penulis: Johanna Lindsey
    • Penerbit: Gagas Media
    • Bahasa: Indonesia
    • Cetakan Pertama: 2010
    • Tebal Buku: ± 428 halaman
    • Dimensi Buku (P x L): 14 x 20 cm
    • Website Resmi Penerbit: http://www.gagasmedia.net
    • No. ISBN: 979-780-400-8
    • Harga:
        • Toko Gunung Agung: Rp.45.000  (Harga Update Juni 2010)

KARAKTER UTAMA

  • Gabrielle Brooks
  • Drew Anderson


SINOPSIS

Bagi Gabrielle, waktu yang ia lalui sepeninggal ibunya terasa singkat. Ia menghabiskan tiga tahun mengarungi lautan untuk berburu harta bersama ayah dan para kru kapal. Namun, sang ayah berpikiran lain. Ia tak ingin hidup gadis itu berakhir menjadi seorang bajak laut seperti dirinya. Beliau menyuruh putri tunggalnya kembali ke Inggris untuk mencari suami yang pantas – seperti keinginan sang ibu. Pada pesta pertamanya di musim perjodohan tahun itu, ia bertemu dengan Drew Anderson, seorang kapten kapal yang menawan. Persoalannya, sang kapten jelas-jelas tak ingin menikah dalam waktu dekat. Bukan itu saja, Drew bahkan melibatkan Gabrielle ke dalam sebuah skandal yang membuat perempuan itu membencinya setengah mati.

Keinginan untuk membalas perbuatan kapten sombong itu terwujud. Gabrielle berusaha mengambil alih kapal Drew untuk membebaskan ayahnya yang disandera. Tentu saja, laki-laki itu tidak menyerahkan kapalnya dengan mudah ke tangan Gabrielle. Butuh rantai dan sekelompok kru kapal sang ayah untuk membuat Drew tak berdaya dan berada dalam keadaan terikat di kabin kapal miliknya sendiri. Kali ini, perjalanan terasa panjang dan lama bagi Gabrielle. Namun, siapa sangka gairah tersulut di antara Drew dan putri tunggal bajak laut itu. Dan ketika gairah berubah menjadi kobaran yang menyala-nyala di antara keduanya, sulit untuk memastikan siapa yang menawan dan siapa yang tertawan…


REVIEW

Kisah bajak laut memang identik dengan pertempuran, dan tidak berbeda jauh dengan apa yang terjadi dalam novel ini. Bedanya pertempuran hanya terjadi di awal sebagai pembuka, dan di akhir sebagai penutup. Sang pengarang lebih menekankan pada kisah pencarian jodoh Gabrielle Brooks – biasa dipanggil dengan Gabbie oleh ayah dan kru kapalnya. Bagi Anda yang mengharapkan kisah cinta yang indah, jangan berharap banyak tapi juga jangan meremehkan cerita dalam novel ini. Semua konflik yang ada justru membuat Anda terhibur. Terutama ketika Drew dan Gabbie mulai beradu mulut. Belum lagi kru-kru kapal Gabbie yang sangat menyayanginya, hingga rela meninju wajah Drew tanpa sepengetahuannya. Sifat Gabbie yang sering ketus dan Drew si playboy, akan membuat pembaca penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya pada mereka berdua.

Pada awalnya emosi pembaca dimulai dengan ketegangan ketika kapal yang Gabbie tumpangi dibajak oleh perompak. Hal itu justru membawanya bertemu dengan sang ayah. Ketika Drew bertemu dengan Gabbie, pembaca malah akan merasa terhibur dengan komentar-komentar yang dilontarkan mereka berdua untuk masing-masing lawan bicara. Setelah itu Anda akan dibawa ke dalam kisah mengenai gairah yang mendadak muncul di antara Drew dan Gabbie.

Memang agak terlalu awal untuk ukuran sebuah novel dengan 400 halaman, tapi gairah yang ada akan sering muncul pada halaman-halaman berikutnya. Hiburan yang ada dalam novel ini tidak hanya berasal dari kata-kata nakal yang terlontar dari mulut Drew, tetapi juga dari kru kapal Gabbie dan kru kapal Drew. Pembaca akan merasa sebal pada Drew yang selalu menyangka bahwa Gabbie juga seorang perompak seperti ayahnya, dan keputusan Drew untuk tidak akan pernah menikah. Sehingga dapat ditebak bahwa Gabbie tidak akan menikah dengannya.

Kisah pertarungan yang ada di akhir novel ini bisa dibilang sangat seru karena Johanna Lindsey mampu menjabarkan segalanya dengan baik. Semua detail kecil terpapar dengan sempurna. Mulai dari ikatan tali di tangan, pintu persembunyian, gaya pertempuran Drew dengan perompak yang menculik Gabbie, hingga adegan-adegan percintaan yang ada. Anda akan terhanyut ke dalam novel ini dan merasa seperti menonton sebuah film laga romantis. Maka jangan ragu untuk membeli buku ini, dan ingat untuk menyimpannya dengan baik, agar tidak dibaca anak-anak yang masih polos dan lugu ya =)

(Jasmine/Kitareview.com)

SHARE
Previous articleMorning Glory
Next articleHeart and the Dragon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here