Ichi The Killer

0
374

1512188199_20110425031908_film-ichithekiller
“Rentetan adegan yang melibatkan kekerasan, kekejaman, mutilasi anggota tubuh, hingga hujan darah dosis tinggi betul-betul diekspolitasi habis-habisan..”

DATA FILM

  • Judul Film: Ichi The Killer
  • Genre: Thriller- Gore – Crime – Drama – Komedi
  • Sutradara: Takashi Miike
  • Penulis Skenario: Sakichi Satō (Film) – Hideo Yamamoto (Drama)
  • Produser: Akiko Funatsu – Dai Miyazaki
  • Studio Produksi: Omega Project – Omega Micott Inc.
  • Distributor: Emperor Multimedia Group (EMG)
  • Negara: Jepang – Hongkong – Korea Selatan
  • Bahasa: Jepang – Kanton – Inggris
  • Durasi: 129 menit
  • Tahun Rilis: 22 Desember 2001 (Jepang)


PEMERAN UTAMA

  • Nao Omori sebagai Ichi
  • Tadanobu Asano sebagai Kakihara
  • Shinya Tsukamoto sebagai Jijii
  • Alien Sun sebagai Karen
  • Susumu Terajima sebagai Suzuki, of (The Funaki gang)
  • Shun Sugata sebagai Takayama (The Anjo gang)


SINOPSIS

 

Anjo, bos Yakuza satu ini mendadak meghilang begitu saja bersama 3 juta Yen yang dibawanya. Sementara banyak yang menduga pimpinan gangster itu telah tewas dibunuh, tangan kanannya, Kakihara masih percaya bahwa bosnya itu masih hidup dan sedang disekap di suatu tempat. Bersama anggota lainnya, Kakihara kemudian melakukan penyelidikan dan pencarian, mengintrogasi orang-orang yang dicurigai berada dibalik raibnya bos Anjo. Segera saja Kakihara menyadari bahwa dugaannya salah, tidak hanya itu ia juga harus berhadapan dengan perisitiwa pembunuhan super sadis yang telah banyak menewaskan anggotanya oleh sosok misterius bernama Ichi.


TRAILER

 



 

REVIEW

 

PERINGATAN: Film ini mengandung adegan kejam dan kekerasan yang ditampilkan secara eksplisit!Mengkonversi sebuah manga menjadi sebuah film mungkin bisa dibilang gampang-gampang susah, apalagi jika manga yang diadaptasi itu memiliki tema yang tidak biasa dan dipenuhi dengan karakter-karakter unik. Salah-salah jika sang sutradara tidak lihai malah akan berakhir menjadi sebuah malapetaka. Ambil contoh yang paling mudah saja adalah Dragon Ball: Evolution, yang Anda sendiri mungkin sudah tahu seperti apa nasibnya ketika dirilis 2009 lalu. Nah, bagaimana jika sutradara sekaliber Takashi Miike yang terkenal karena doyan memasukan adegan-adegan bermuatan kekerasan dan seks dihampir setiap filmnya ini, kemudian menggarap manga serian populer milik Hideo Yamamoto yang notabene juga memiliki kandungan tema tidak jauh dari kegemeran Miike itu? Ya, hasilnya adalah perpaduan sempurna sebuah gangster movie dan blood splatter & ultra gore sadistic movie, sebuah masterpiece dari Miike, Ichi the Killer.

Tidak butuh waktu lama bagi Miike dan Ichi the Killer-nya ini akan langsung dapat menarik perhatian Anda. 20 menit setelah melalui alur yang sengaja di buat sedikit berantakan dan pengunaan teknik kamera tidak biasa, Miike sudah langsung memperkenalkan siapa itu Kakihara. Sosok yang awalnya Kita kira sebagai Ichi Si Pembunuh ini memang menjadi tokoh antagonis yang sengaja didesain agar dapat menorehkan bekas mendalam di benak penontonnya.Bagaimana tidak? Jika dibandingkan karakter Ichi, Kita lebih menganggap Kakahira adalah ikon disini, tidak heran jika kemudian tampang kejinya dengan hiasan rambut pirang, codet di wajah dan tindikan di bibir sobeknya yang sedikit banyak mengingatkan Kita dengan karakter Joker dalam The Dark Knight itu kemudian di close-up untuk menjadi poster film ini. Kakahira tidak hanya sangar ditampangnya saja, Ia juga adalah seorang sadomasochistic sejati yang gemar melakukan kekerasan berlebihan untuk memuaskan nafsunya. Lihat saja ketika ia menyiksa anggotanya sendiri yang dicurigai menyembunyikan bosnya, atau disaat ia menebus kesalahannya dalam sebuah adegan paling memorable disini, mengerikan! Dijamin akan langsung “menghajar” perut dan mental Anda, jika Anda adalah termasuk para penonton “lemah”.

Dan untuk mendukung momen-momen brutal yang dilakukan baik oleh Kakahari maupun Ichi, Miike seperti biasa tidak pernah mau tanggung-tanggung menghadirkannya. Rentetan adegan yang melibatkan kekerasan, kekejaman, mutilasi anggota tubuh hingga hujan darah dosis tinggi betul-betul diekspolitasi habis-habisan olehnya secara gamblang. Ya, walaupun dibeberapa bagian terasa berlebihan dan palsu, namun itulah gaya Miike, dan Kita pastikan juga tidak mengurangi efek sampingnya untuk dapat meneror pikiran Anda.



Jika belum pernah bersentuhan dengan manga-nya, Ichi The Killer sepintas mungkin terlihat seperti film gangster kebanyakan, namun bagaimana Miike menghadirkannya lah yang membuat segalanya menjadi berbeda. Tidak hanya disugguhkan dengan parade adegan-adegan disturbing seperti yang sudah Kita singgung diatas, namun juga mengajak penontonnya dalam sebuah studi karakter dari tokoh-tokohnya yang unik. Lengkap dengan segala konflik maupun gangguan kejiwaannya masing-masing plus sedikit bumbu black komedi dan iring-irangan soundtrack “Japanese Avant-Garde” dari grup musik legendaris Jepang, Boredoms, menjadikan Ichi the Killer sebuah pesta darah yang lengkap dan meriah.(Hafilova/Kitareview.com)

SHARE
Previous articleShutter Island
Next articleUntraceable

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here