Blink: Kemampuan Berpikir Tanpa Berpikir

0
684

1707794065_20091005033018_buku-blink copy
“Buku ini akan membantu anda bagaimana cara untuk berpikir di luar kerangka.”

DATA BUKU

  • Judul Buku: Blink: Kemampuan Berpikir Tanpa Berpikir
  • Jenis Buku: Umum
  • Judul Asli: Blink: The Power of Thinking Without Thinking
  • Penulis: Malcolm Gladwell
  • Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
  • Bahasa: Indonesia
  • Tebal Buku: 316 halaman
  • Dimensi buku (P x L): 13,5 x 20 cm
  • ISBN: 979-22-1472-0
  • Website Resmi Penerbit: http://www.gramedia.com
  • Harga:
      • Gramedia: Rp.60.000 (Update Oktober 2009)


SINOPSIS

Blink adalah buku mengenai dua detik pertama yang sangat menentukan ketika kita mengamati sesuatu dua detik yang akan memberikan pemahaman dalam sekejap mata, yang terbentuk berkat pilihan-pilihan yang muncul dari dalam `komputer internal” kita, alias kemampuan bawah sadar kita. Kemampuan inlah yang oleh Malcolm Gladwell di sebut “kemampuan berpikir tanpa berpikir” dimana keputusan sekejap bisa didapat dari informasi yang sedikit namun akurat melalui snap judgment dan thin slicing.

 

REVIEW

Pepatah “don’t judge a book by its cover” atau jangan menilai sesuatu dari penampilan saja, pasti sudah sering anda dengar. Pepatah ini menganjurkan anda supaya mempelajari dengan detil sesuatu sebelum anda memberi penilaian. Kebanyakan orang setuju dengan pepatah ini. Namun tidak bagi Malcolm Gladwell. Melalui karyanya yang berjudul Blink, dia menunjukan bahwa ada kalanya anda memang harus mempelajari dengan detil sesuatu, sebelum anda memberi penilaian atau mengambil keputusan. Tetapi ada kalanya juga justru harus menyaring informasi yang diperlukan sesedikit mungkin sebelum memberikan penilaian atau mengambil keputusan.Pada awal pembahasan, penulis buku ini memberikan sebuah contoh yang sangat bagus,  dengan informasi yang sedikit tetapi penting, bisa menghasilkan sebuah penilaian yang luar biasa. Cerita bermula dari museum yang hendak membeli sebuah patung yang sangat langka dan bersejarah. Beberapa pakar sejarah yang melihat sepintas patung tersebut merasa bahwa ada yang ganjil dengan patung tersebut. Akhirnya pihak museum melakukan penelitian yang sangat mendetail dan ditemukan bahwa patung tersebut ternyata palsu. Dari sini Malcolm Gladwell menjelaskan bagaimana dengan melihat sepintas saja bisa memberikan penilaian yang sama akuratnya dengan proses penelitian yang lama.

Mana yang lebih baik dalam menilai seseorang ketika wawancara kerja? Melakukan interview yang panjang atau melihat isi kamar calon pelamar kerja? Kebanyakan dari anda merasa melalui proses interview yang panjang, anda akan mengetahui seperti apa karakter si calon pelamar kerja. Tetapi Malcolm Gladwell kembali membuktikan, cukup hanya dengan mengambil sedikit informasi penting kita akan mengetahui seperti apa karakter orang lain dengan melihat isi kamarnya.

Ketika membaca buku ini, anda akan menemukan begitu banyak kejutan-kejutan lainnya, karena anda akan menemukan berbagai hal yang bertentangan dengan anggapan anda selama ini. Mungkin anda pernah mendengar atau bisa jadi sering mendengar pentingnya berpikir di luar kerangka (think out of the box). Buku ini akan membantu anda bagaimana cara untuk berpikir di luar kerangka. Buku yang menarik!

(Gerry/Kitareview.com)

SHARE
Previous articleKokology
Next articleOutliers: Kisah dibalik sukses

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here