Dragon Keeper

0
348

Dragon Keeper

Satu lagi kisah epik mengenai naga.

DATA BUKU

  • Judul Buku: Dragon Keeper
  • Jenis Buku: Novel
  • Genre: Fantasi
  • Judul Asli: Dragon Keeper
  • Pengarang: Carole Wilkinson
  • Penerbit: Matahati
  • Bahasa: Indonesia
  • Cetakan pertama: Februari 2008
  • Tebal Buku: 412 halaman
  • Dimensi Buku (P x L): 13,5 x 20 cm
  • No. ISBN: 9791141193
  • Website Resmi Penerbit: http://www.PenerbitMatahati.com
  • Harga:
    • Gramedia: Rp.52.500
    • (Harga Update Agustus 2011)

 

PENGHARGAAN YANG DIPEROLEH

  • Kalbacher Klapperschlange (German Book Choice Award) (2006)
  • Australia Book of the Year Award (2004)
  • Queensland Premier’s Literary Award (2004)
  • Winner Aurealis Award for Young Adults. (2003)

KARAKTER UTAMA

  • Ping
  • Danzi

SINOPSIS

Pada zaman Cina Kuno, semasa kekuasaan Dinasti Han, seorang gadis budak menyelamatkan hidup seekor naga dan melarikan diri dari tuannya yang jahat. Dikejar seorang pemburu naga yang kejam, si gadis dan naga menempuh perjalanan panjang melintasi Cina dengan membawa batu misterius yang harus dilindungi. Inilah kisah si gadis budak yang semula merasa dirinya tak cukup berharga untuk mempunyai nama, namun kelak menemukan kekuatan dan keberanian dalam dirinya untuk menempuh perjalanan berat penuh bahaya.

 

REVIEW

Setelah beberapa tahun dalam daftar baca Kita, akhirnya buku yang satu ini terselesaikan juga. Satu lagi kisah epik mengenai naga. Naga yang ramping bagaikan ular seperti yang sering terdapat pada keramik-keramik buatan Cina. 

Dengan penjelasan berdasarkan buku pertama seri Dragon Keeper ini, naga dideskripsikan sebagai makhluk berukuran besar tapi tidak sebesar naga Eragon, karena dalam buku ini mempertimbangkan naga termasuk jenis ular, kadal, dan sejenisnya. Dan juga sifatnya yang lemah terhadap besi. “Ooo.. yang benar saja,” pikir Kita. Kita tidak terlalu setuju dengan peran naga dalam buku ini, boleh Kita bilang sungguh tidak terlalu sesuai dengan gambaran yang Kita dapatkan dari tiap buku yang Kita baca. Dan tampaknya naga dalam Dragon Keeper tidak bisa berbuat apa-apa kecuali terbang. Kita mengharapkan lebih di buku-buku selanjutnya.

Yang sepenuhnya memegang peranan adalah Sang Penjaga Naga, yaitu Ping. Sayangnya karakter Ping di buku ini kurang memuaskan, dan ada kesan tidak manusiawi. Penulis juga memaksakan kesan manusiawi dalam menggambarkan sesuatu, misalnya saat Ping kehilangan batu naga. Dia orang yang tidak peduli akan batu naga, namun kemudian setelah kehilangan batu naga–tiba-tiba saja dia merasa sangat kehilangan dan bahkan dapat mendengar batu naga. Rasanya kurang logis saja. Meski demikian, karakter Ping yang cukup Kita sukai adalah dia pemberani dan dapat cepat mengambil keputusan di saat sulit.

Satu lagi yang Kita sukai dalam kisah ini adalah Kita tidak dapat menebak jalan cerita selanjutnya, dan juga latar belakang yang berbeda dengan yang biasanya ada dalam novel fantasi. Jika Anda adalah penggemar novel fantasi, terutama mengenai naga, tidak ada salahnya membaca novel ini.

(eVa/Kitareview.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here