kozorai

London Boulevard

http://www.kitareview.com/action/london-boulevard

London Boulevard
“Satu lagi film yang trailer-nya lebih mampu bercerita ketimbang keseluruhan filmnya.”

DATA FILM

  • Judul Film: London Boulevard
  • Genre: Dewasa – Action – Crime – Romantis
  • Sutradara: William Monahan
  • Produser: Graham King – William Monahan – Quentin Curtis – Tim Headington – Redmond Morris – Colin Vaines
  • Penulis Skenario: William Monahan (Film) – Ken Bruen (Novel)
  • Studio Produksi: GK Films – Henceforth – London Boulevard – Projection Pictures
  • Distributor: Entertainment Film Distributors
  • Negara: Amerika Inggris
  • Bahasa : Inggris
  • Durasi: 103 menit
  • Tanggal Rilis : 26 November 2010 (Inggris)


PEMERAN UTAMA

  • Colin Farrell sebagai Mitchell
  • Keira Knightley sebagai Charlotte
  • Ben Chaplin sebagai Billy
  • Ray Winstone sebagai Rob Gant.
  • David Thewlis sebagai Jordan
  • Anna Friel sebagai Briony
  • Sanjeev Bhaskar sebagai Dr. Sanji Raju



SINOPSIS

Ber-setting di London, film ini bercerita tentang Mitchell, seorang narapidana yang baru saja bebas dari masa tahanannya. Berjanji pada dirinya sendiri untuk tak mengulangi segala hal buruk yang pernah diperbuat di masa lalu, ia bertekad untuk merubah dirinya. Kini Mitchell adalah seorang bodyguard dari seorang bintang film terkenal yang sedang naik daun karena gosip tentang karir dan pernikahannya, Charlotte.Seperti yang sudah bisa ditebak, Mitchell dan Charlotte pun akhirnya menjadi lebih dekat daripada sekedar majikan-bodyguard. Namun seakan ada aral, semua menjadi tidak mudah. Billy, teman dekat Mitchell, yang bekerja di bawah seorang mafia, masih meyakini dan terus mengajaknya kembali ke jalur lamanya. Ia percaya bahwa Mitchell adalah seorang yang tak tergantikan. Belum lagi sahabat-sahabat dan keluarga Mitchell di masa lalu yang masih menyimpan kenangan dan beberapa rahasia yang kembali memicu konflik di masa kini. Bagaimanakah Mitchell mengahadapi segala konflik masa lalunya di saat ia ingin berubah menjadi orang baik?



TRAILER

 

 


REVIEW


Kembali Anda akan disuguhkan pada adaptasi novel. Kali ini novel Ken Bruen menjadi pilihan dari debut seorang William Monahan, yang lebih dikenal karyanya lewat karirnya sebagai penulis skenario di film The Departed, Kingdom of Heaven, Body of Lies dan Edge of Darkness  Kembali kepada filmnya, dari trailer dan sinopsisnya Anda akan bisa melihat mafia, kriminal, ragam konflik, romansa, kekerasan dan aksi. Terdengar seperti Lock Stock and Two Smoking Barrels? Ternyata tidak. Pulp Fiction? Juga tidak. The Bodyguard? Sama sekali tidak. Apakah lebih bagus dari film-film tersebut? Sayangnya jawabannya sama. Sama sekali tidak.

London Boulevard gagal menyajikan hal-hal yang seharusnya sangat menonjol di sini. Mulai dari konflik, kekerasan, perkembangan karakter, kehidupan mafia bahkan latar belakang bahkan mungkin aksen dan lelucon british yang menjadi kegemaran bagi sebagian orang. Banyak detail yang terlewat maupun tak terekspos. Tidak ada yang terlalu istimewa dalam akting para pemeran utamanya dan cara penyutradaraannya.Begitu juga dengan penceritaan dan plot. Akan sangat sulit dimengerti karena London Boulevard terdiri dari beberapa dialog yang sangat pendek dan adegan-adegan yang terlampau cepat . Sayangnya hal itu tidak bisa menampik sebuah fakta bahwa sampai akhir film, motivasi dan latar belakang dialog tersebut tak pernah terlihat jelas. Anda akan bisa mengetahui cerita London Boulevard secara keseluruhan, tapi tak akan pernah mengerti substansinya.

Bagaikan melihat album foto keluarga lain. Anda akan disuguhkan sebuah penggambaran momen-momen tertentu, tapi sayangnya tanpa sebuah cerita yang mendetail, apalagi sebagai saksi dari momen-momen tersebut. Tentunya itu akan menjadi hal yang sangat membosankan, khususnya untuk durasi sepanjang 103 menit. Belum lagi ditutup ending yang akan membuat Anda mengrenyitkan dahi. Bahkan si seksi Kiera Knightley tidak terlihat menonjol di sini. Pesona seksi, cuek dan nakalnya terlampaui oleh Briony yang diperankan Anna Friel.

Satu lagi film yang trailer-nya lebih mampu bercerita ketimbang keseluruhan filmnya.(@win66ih/Kitareview.com)

(Visited 5 time, 1 visit today)

Komentar kamu tentang review ini

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Recommended Reviewclose