“Salah satu adegan yang benar-benar memancing tawa adalah ketika Po dengan hati-hati menanyai apakah Mr. Ping, yang bangau itu, adalah orangtua kandungnya.”
DATA FILM
Judul Film: Kungfu Panda 2
Genre: Keluarga - Animasi 3D - Petualangan - Komedi
Sutradara: Jennifer Yuh Nelson
Produser : Melissa Cobb - Guillermo del Toro
Penulis Skenario: Jonathan Aibel - Glenn Berger - Charlie Kaufman
Adegan pembuka bercerita mengenai seekor merak congkak dari Kota Gongmen yang mengubah fungsi mercon menjadi senjata perang dan berambisi menguasai Cina. Ketika seekor kambing peramal mengatakan bahwa Shen, nama merak itu, akan dikalahkan oleh seorang ksatria hitam dan putih, maka Shen membantai seluruh penduduk desa panda. Karena perbuatannya, Shen dibuang oleh kedua orang tuanya.
Cerita lalu beralih kepada Po yang sedang menikmati perannya sebagai pembasmi kejahatan. Ketika sedang menyerang gerombolan bandit, Po melihat sebuah lambang yang membangkitkan memori masa lalunya. Pencarian Po atas jati dirinya yang sesungguhnya membawanya berhadapan dengan Shen.
Mampukah pejuang konyol yang kelebihan berat badan ini mengalahkan seorang pemimpin culas yang berniat menghabisi tradisi kung fu dengan meriam raksasanya?
TRAILER
REVIEW
Masih selucu film yang pertama. Syukurlah. Kalau pun tema yang disajikan dalam sekuel kedua ini sedikit lebih berat, bagi Kita, ini merupakan sebuah nilai positif. Mengingat penggemar muda film ini sudah bertambah tua tiga tahun, mereka tidak akan kesulitan memahami sebuah nilai moral baru mengenai jati diri. Sementara pemirsa dewasanya kembali diingatkan bahwa tidak menjadi soal bagaimana hidup dimulai. Itu adalah masa lalu. Jauh lebih penting untuk berpikir bagaimana membawa hidup kearah yang lebih baik. Karena itu yang ada di hadapan sekarang ini, dan masih bisa diubah.
Selain nama-nama besar yang sudah menyumbang suara sejak film pertamanya, ada lebih banyak lagi nama besar yang muncul di sekuel terbaru ini. Sebut saja Michelle Yeoh, Gary Oldman dan Jean Claude Van Damme. Gary sangat berhasil memerankan tokoh Shen yang ambisius dan sakit hati karena penolakan kedua orang tuanya.
Anggota Kung Fu warrior yang lain tidak terlalu banyak ambil bagian di sini. Sutradara hanya memberi porsi lebih banyak pada hubungan Tigress dan Po. Alur cerita bergerak maju mundur di beberapa bagian, terutama ketika Po berusaha mengingat mengenai masa lalunya.
Salah satu adegan yang benar-benar memancing tawa adalah ketika Po dengan hati-hati menanyai apakah Mr. Ping, yang bangau itu, adalah orangtua kandungnya. Kita sendiri tidak sanggup menahan rasa haru ketika akhirnya Po memutuskan kembali ke kedai mie ayahnya.
Berita gembiranya, adegan terakhir dari film ini jelas menyiratkan kemungkinan untuk dibuatnya sekuel ketiga. Nah, sekarang tonton dulu film yang ini, lalu duduk tenang sambil berdoa selama beberapa tahun ke depan.
Semua hal yang Kita review di kitareview.com sudah pernah dites oleh reviewer Kita. Ini adalah pendapat pribadi Kita. Bila ada kekurangan, Kita mohon maaf =)